Kamis, 29 November 2012

Serangan HDB menghambat mekanisme Serapan Hara Padi


Serangan Hawar Daun Bakteri diduga menyebabkan mekanisme serapan hara tanaman terganggu. Gejala serangan diawali dengan bercak abu-abu kekuningan pada tepi daun, kemudian meluas dan menyebabkan daun mengering. Bakteri patogen masuk ke dalam tanaman melalui hidatoda pada daun dan luka pada akar atau bagian tanaman lainnya, tetapi tidak dapat melalui stomata (Machmud, 1991). Patogen masuk ke jaringan vaskuler khususnya xilem setelah masuk ke tanaman inang, kemudian memperbanyak diri dan menyebar ke seluruh bagian tanaman menyebabkan infeksi yang bersifat sistemik (Gnanamanickam, 2009). Diduga karena xilem adalah bagian tanaman yang menjadi jalan infeksi patogen inilah yang menyebabkan mekanisme serapan hara tanaman terganggu. Munawar (2011) menyatakan bahwa unsur-unsur hara diangkut oleh sistem pengangkutan jarak jauh yang terdiri dari xilem dan floem. Selama proses pengangkutan  jarak jauh, unsur hara mineral dan senyawa organik diantara floem dan xilem melalui pertukaran ekstensif yang dibantu oleh sel pemindah. 

Related post: Skripsi

Sabtu, 24 November 2012

Revolusi Orange

Revolusi Orange (Orange revolution) merupakan langkah yang diambil Indonesia menghadapi semakin gencarnya serangan buah impor di Indonesia. Jika puluhan tahun lalu revolusi hijau (Green Revolution) lebih diarahkan pada produk pangan, maka revolusi orange ini berfokus pada buah-buahan tropika Indonesia.

Ide ini dicetuskan oleh IPB dan mendapat dukungan dari Kementrian BUMN. Tujuannya adalah untuk mengurangi gempuran buah impor sekaligus mencari pasar ekspor ke China. Tahap awal dari revolusi orange ini dimulai dengan buah durian dan manggis. Sampai saat ini produksi manggis Indonesia masih yang terbesar.

Pola penanaman antar wilayah akan dilakukan dengan jarak waktu yang berbeda dan disesuaikan dengan kondisi iklim agar dapat memenuhi pasar ekspor yang berkelanjutan. Selain itu, untuk menunggu masa panen buah-buahan ini lima tahun kemudian, dilakukan juga penanaman dengan tanaman sela seperti pisang dan pepaya sehingga selama jangka lima tahun tetap ada masukan. 

Ide ini akan dikembangkan dengan memanfaatkan lahan milik PTPN dan IPB siap memasok pupuk, teknologi pertanian, teknologi penyimpanan dan kegiatan pasca panen-nya. Revolusi orange akan dimulai pada bulan Februari 2013 di PTPN VIII (Jawa Barat) dan selanjutnya akan merambah ke daerah-daerah lain di Indonesia.


Sumber:

IPB dan Kementrian BUMN Rilis Revolusi Orange
Revolusi Orange Kerjasama BUMN dengan IPB
IPB-Kementerian BUMN luncurkan "revolusi orange"


Pertanian Terpadu

Pertanian terpadu (integrated agriculture) adalah suatu sistem pertanian yang memanfaatkan rantai energi yang ada dan terdiri dari gabungan-gabungan beberapa sistem seperti pertanian-peternakan (Agropastura), pertanian-kehutanan-peternakan (Agrosilvapastura), dll.

Integrated agriculture erat kaitannya dengan sustainable agriculture (pertanian yang berkelanjutan). Adanya masukan yang sustainable akan menjamin output yang sustainable pula. Contohnya, penggunaan kotoran ternak sebagai pupuk untuk tanaman. Ketika tanaman sudah dipanen, daun-daunnya dapat dijadikan pakan oleh ternak tersebut. 

Integrated agriculture sering dikaitkan juga dengan pertanian organik (Organic agriculture) dimana masukan-masukannya menggunakan bahan organik.

Selasa, 13 November 2012

Rafflesia arnoldii di Kebun Raya Bogor Mekar Kembali

Bulan November ini, tepatnya sekitar tanggal 10 kemaren, Rafflesia arnoldii di Kebun Raya Bogor kembali mekar. Sejak mekar terakhir pada tahun 1920an, bunga tersebut kembali mekar pertama setelah 81 tahun pada bulan Juni 2010 dan kemudian November tahun ini.

Tentu saja mekarnya bunga yang telah ditetapkan sebagai "Puspa langka" pada tahun 1993 menarik banyak pengunjung Kebun Raya Bogor. Bunga Padma Raksasa ini adalah bunga yang cukup besar dengan diameter mencapai 1 meter dan berat sekitar 11 Kg.

Rafflesia arnoldii (capt by Uswatun Hasanah)

Related post:

Amorphophallus titanum vs Rafflesia arnoldii

 


Amorphophallus titanum vs Rafflesia arnoldii

Rafflesia arnoldii (capt. by Uswatun Hasanah)
Amorphophallus titanum vs Rafflesia arnoldii

May be you are being confused with "cropse flower", because both of them have "good" smell. But, both of them have different shape. When Rafflesia arnoldi that called "Padma the Biggest" is high, Amorphophallus titanum is circle.

Rafflesia is one of three national symbol as rare flower that declared as "Puspa Langka" in 1993. Rafflesia growth with diameter around 1 m and weight up to 11 kg. Rafflesia live as parasite in Tetrasigma vine, its rare to be fertilized because the pistil and stamen seldom flowering at the same time. But the research that conduct in Bogor Botanical Garden showed that Rafflesia still could flowering although not in it original habitat.
Amorphophallus titanum





Amorphopallus titanum is endemic from Sumatra. The influorecence up to 3 m and grows from the underground corm. This flower is the original that called "cropse flower".


Related post:

Research on Amorphophallus titanum

Rafflesia arnoldii di Kebun Raya Bogor Mekar Kembali

Ekofisiologi Tanaman

Ekofisiologi terdiri dari dua cabang ilmu yaitu Ekologi dan Fisiologi.

Ekologi merupakan ilmu yang mempelajari lingkungan atau sekitar, sedangkan Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari fungsi-fungsi berdasarkan bentuk organ-nya. Ekofisiologi merupakan ilmu yang mempelajari respon tanaman terhadap lingkungannya.

Proses-proses fisiologis antara lain fotosintesis, transport hara dan air, dll. Ekofisiologis mempelajari faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi proses-proses tersebut.

Sabtu, 10 November 2012

Benih

Benih tanaman adalah tanaman atau bagiannya yang digunakan untuk memperbanyak dan atau mengembangbiakkan tanaman (UU RI No. 12 Th. 1992 Tentang Sistem Budidaya Tanaman, Bab I Pasal 1 ayat 4 )

Benih tanaman adalah bakal biji yang dibuahi (struktural), yang digunakan untuk pertanaman (fungsional), sebagai sarana untuk mencapai produksi maksimum (agronomis), sebagai wahana teknologi maju yang mampu melestarikan identitas genetik dengan mencapai derajat kemurnian genetik yang setinggi-tingginya (teknologi), dan sebagai produk artifisial yang sangat spesifik dan efisien (bioteknologi).(Sjamsoe’oed Sadjad -IPB)

Related post: